Kutipan ini dipilih karena confusion adalah energi terbesar yang menyinari proses berkesenian SID beberapa tahun belakangan. Sejak album terakhirAngels and The Outsiders (2009), kami berevolusi dengan alot, bertempur dengan kedewasaan, mencoba meredefinisikan arti seni, popularitas dengan segala macam aspek.
Semakin kami tahu, semakin kami tidak tahu. Semakin belajar, semakin banyak pula yang harus dipelajari. Mungkin dunia yang semakin absurd ini memang butuh perlawanan yang juga absurd. Dikepung ritme hidup, kami tiba di sebuah persimpangan pilihan. Apakah kami akan menjadi band yang statis berada di arena perang yang itu-itu saja, atau kami akan menjawab tantangan hati untuk membawa karya kami ke wilayah yang lebih ‘besar’ dengan target serang yang lebih ‘besar’?
Apakah kami siap untuk sebuah perubahan yang akan melibatkan banyak benci dan cinta? Akankah penikmat musik kami akan merasakan apa yang coba kami sampaikan?
Jawabannya adalah album ini: Sunset Di Tanah Anarki.
Setelah berproses, ternyata kami tidak takut kehilangan, bahkan tidak takut akan apapun. Kami hanya takut akan musuh terbesar kami, yaitu diri kami sendiri. Kami akan merasa sangat bersalah jika harus berkesenian dan berekspresi tanpa mengikuti kata hati yang paling dalam.
Kami pun lancang memindahkan gigi untuk melanggar speed-limit kreativitas yang selama ini kami patuhi. Kami congkak menyilangkan aliran, mulai dari hardcore, drum n’ bass, metal, arena-rock, rockabilly hingga perkara orkestra. Ditambah permainan lirik di luar pakem dan pemahaman esensi yang berbeda dengan album-album kami sebelumnya.
Kerinduan akan perubahan yang lebih baik tetap menjadi kerangka dan anarki kami pilih sebagai benang merah. Anarki sebagai an advanced form of love. Anarki sebagai mimpi agung SID yang ’rumahnya’ (Bali) sedang diluluhlantakkan secara ekonomi dan budaya. Anarki sebagai kanal pembebasan untuk jiwa yang selama ini terlelap oleh kidung syahdu hedonisme. Kembali pada kutipan Dali, confusion adalah pelatuk dari semua ini.
Semakin kami dewasa, semakin kami bingung melihat dunia yang makin absurd, realita yang makin miskin hati, melihat alam dan peradaban diperkosa tanpa malu oleh mesin-mesin berbentuk manusia.
Dunia yang sedang tidak baik-baik saja ini seolah menjadi mesin pemintal lagu yang sangat produktif. Total ada 17 langgam perang yang membingkai kebingungan kami. Ada beberapa lagu yang sudah ditulis awal 2000-an, ada juga yang ditulis tak selang beberapa lama sebelum proses rekaman dimulai.
Dibuka dengan “Ketika Senja (The Opening)” - sebuah penegas identitas, dengan pride yang dilapisi baja kami meneriakkan, “Welcome boys and girls, to the monument of Fuck You All!”.
Lalu “Bulletproof Heart” yang seolah ditulis di penjara Mexico, tentang malaikat yang mati sebelum terlahir, di sebuah tempat gelap di mana para setan berdoa untuk akhir dunia.
“Suara Dalam Menara” yang melibatkan choir ibu-ibu gereja, sampai sekarang kami masih mencari makna tetap dari syairnya yang absurd.
“Bulan & Ksatria” adalah lagu cinta para pemberontak yang muak terhadap sistem kasta, standar moral dan pembenaran-pembenaran semu pendahulu kita.
Juga ada proyek kolaborasi lirik dengan lirikus gila Prima Geekssmile di “Belati Tuhan” yang abstrak berkisah tentang mimpi besar kaum vandalis yang harus menjadi vandalis karena itu satu-satunya jalan untuk temukan adil.
“Kita Luka Hari Ini Mereka Luka Selamanya” adalah pesan perdamaian yang berbunyi: “WE WILL SHUT THEIR MOUTH & KICK THEIR ASS FOR GOOD.”
“Burn The Night” adalah hormat drum n’ bass kami untuk setiap sudut gang di Kuta yang kerap menjadi saksi lahirnya ide-ide pembakar dunia. V dari V For Vendetta akan menyukai.
“Kita Adalah Belati” saat kami, untuk kesekian kalinya, menyatakan perang terhadap fasisme.
Tak ketinggalan, romansa kami kaitkan dengan perang dan kebingungan. Sudut yang dipakai saat menulis tembang ”Sunset di Tanah Anarki” adalah seorang anarkis yang diburu penguasa hingga ia harus meninggalkan sang kekasih.
Romansa penuh amarah di ”Forever Love Insane” adalah percobaan kami memadukan punk rock dan hardcore, rasa murka penuh kasih sayang pekat terasa.
Zat gula kami suntikkan, salah satunya di ”Water Not War” yang terinspirasi kasus-kasus krisis air.
Langkah terlancang kami mungkin ”Jadilah Legenda”, pernikahan antara balada kelas kakap dengan anggunnya orkestra dan choir gereja.
Demikian rangkuman singkat dari beberapa tembang yang menghiasi album Sunset Di Tanah Anarki. Proses rekaman kami lakukan di Electrohell Studio, Bali, dibantu oleh beberapa teman musisi dan seniman Bali dan luar Bali. Kami berharap kebingungan ini tersiar dengan lantang hingga perubahan lebih lekas terjadi.
Kebingungan menimbulkan pertanyaan dan pertanyaan menimbulkan peluang untuk suatu perubahan. Suka atau tidak, inilah SID kini...
Kami ingin berbagi kebingungan ini kepada dunia, kali ini dengan bahasa yang lebih besar, dengan tanduk yang lebih tajam.
Source : http://www.rollingstone.co.id/read/2013/02/28/160457/2182355/1104/soundwaves--jrxsid-dengan-bahasa-yang-lebih-besar-dengan-tanduk-yang-lebih-tajam …
Hanya buah Keisengan anak manusia yg mencoba bereskperimen & mengembangkan diri di blog yg berisikan coretan serta tulisan yg terkadang nampak tak penting bagi orang lain.
Tampilkan postingan dengan label My Honour. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Honour. Tampilkan semua postingan
Rabu, 06 Maret 2013
Rabu, 11 Juli 2012
"KENAPA PARA GAMERS JARANG DI LIRIK CEWEK?"
Kenapa sih kebanyakan cewek saat tau kita ini gamerss langsung pada
... kaburr??? ckckck
Oke lah kita emank gak kayak AMOR yang bisa kebut - kebutan dan balapan,Kita juga ga kya anak band yang pintar maen alat musik,Kita jg bukan Boyband yg pinter dance dan tampang aduhai tampan.
... ... ( tapi saya kira banyak anak gamers yang bisa, cuman lebih memilih dunia game)
... Tapi tau ga, dari survei yang membuktikan, sebagian besar gamers itu orangnya SETIA!!!
soalnya mereka pasti tiap hari kerjaannya di net, jarang jalan, kalo jalan pasti ama anak2 net nah karena mereka jarang jalan pasti jarang ketemu ama cewe"!!!, pastinya kan mereka cuman setia ama pacar mereka masing2 Tapi ada yang bertanya, "tapi pasti tiap hari ketemu ama cewek terus di kampus, pacaran 1 kampus saya jamin cepat BOSAN, tiap hari liat mukanya terus mau ganteng kya apa mau cantiknya kya miyabi tetep aja bosen tiap hari di liat terus" Ada beberapa alasan cewek kenapa gak terlalu suka dengan cowo gamers :
1. Mereka bilang gamers pasti lebih mentingin dunia gamenya daripada si cewek tersebut alias nyuekin ceweknya
2. Ngabisin duit aja maen game terus
3. Rata" gamers di anggap COPO!!!
4.Terkadang jarang mandi karena keranjinan naikin level
5. Rata2 perokok jadi membuat ruangan jadi penuh asap,Tapi Yang Buat Ini 100% tidak Merokok ckckckc
6. Tidak memperhatikan dunia luar jadi terisolasi gitu
7. Rata" gamers sring pada cabut alias BOLOS
8. Takut di saingin sama game Online tidak semua alasan yang d sebutin itu bener, ada beberapa yg salah
Pendapat ku:
1. itu semua tergantung pribadi dari masing2 gamer, jadi g smwnya ky gt
2. selama itu g pake uang si cewek, LOSS ae, wkakawkwakawk (bercanda)
3. tapi g semua, contohnya yg nulis ini, (intinya liat orangnya dulu), hahahaa
4. gk sampai lupa2 amat
5. rata2 kan? bukan semua? walaupun yang nulis gk ini seperti itu
6. g selamanya d depan kompi trus lah, bisa buta mata ini, :p
7. g semuanya kan? , DON'T JUDGE THE BOOK BY IT'S COVER dear
8. haduu, jangan punya pemikiran seperti itu, bakal d tinggal game itu demi si cewek (meskipun susah) sifat asli GAMER (kebanyakan )
Baikkanya :
1. jgn pernah remehin gamer karena kita gk akan pernah selingkuh, selingkuhan kita cuma game aja jadi gk ada yang namanya selingkuh sama cewek lain
2. gamer itu punya hati yang lebih daripada cowok2 yang laen, kita bakal ngejagain kalian(para cewek) layaknya kita lagi PVP sama orang di game
3. kita juga manusia kok masih butuh cinta dan perhatian, justru kita lebih seneng klo ada moment kita lagi maen game sambil di temenin pasangan, ( Walaupun kadang2 pasanganya klo ikut kita cuekin hehehe)
FAKTA KALO JARANG ADA GAMERS YANG SELINGKUH
Saya disini cuman mau nulis fakta2 yang hampir semua gamers rasain ,
yang benar adanya kalo gamers itu rata2 setia ,
*. Jarang ada Gamers yang selingkuh,gmn mw selingkuh?? Ke mall aja Jarang, wong tiap hari kerjaannya duduk manis di net ngeliatn layar kompi bareng ma gamers2 lain, ya gk ??
*. Punya pacar 1 aja bagi gamers udah ribet , dikit2 sms dikit2 sms , apalagi kalo udah ngegame tuh di tinggal ngebalas sms dari pacar aja bisa2 char udah mati di hajar char laen , apalagi punya pacar lebih dari satu??? gak
bakalan ada kesempatan buat ngkill musuh , yang ada di kill molo gara2 smsan trz wakakakaka
*. Gamers itu malas selingkuh coz kalo putus ama ceweknya trz jomblo pasti di CAP HOMO+MAHO dah! ya kan??? wkwkkwkw
*.Gamers punya pacar 1 aja mikir tuh pasti kalo jalan ama pacar , "Ancrit2 keluar lagi uang buat beli vocer gara2 jalan ama pacar" pasti gitu dah di otaknya(saya g' lho) , jadi gak mungkin gamers mau selingkuh2 wkwwkwkwkwk
JADI TOLONG JANGAN PERNAH SURUH KAMI BERHENTI NGEGAME ^^
Kita bisa ninggalin dunia game demi kamu ( pacar kita ) asalkan kamu bisa
setia sama kita sama seperti game yang selalu menemani kita saat sedih
maupun senang!!!, (bisa gak ceweknya?)
pasti tuh cewek nanya balik ke kita, "kamu bisa gak setia ama kita???" jawabnya YA
COWOK GAMERS ITU :
- Jarang keluar rumah, Paling keluar mau ke Net
- Jarang punya pacar, Sibuk nge-game
- Jarang SMS-an, sibuk sama gamenya
- Bersifat dingin sama cewe, cuek
- Kalopun punya pacar jarang berduaan, sibuk sama game --"
TAPI ,
COWOK GAMERS ITU :
- Gak manja ( ini gua, haha )
- Mandiri ( So pasti, haha )
- Banyak temen ( iyalah, semua player kan temen :P )
- Jarang Sedih ( Galau mungkin iya )
- Jarang ngelamun ( Sibuk main terus soalnya )
- Bahkan sebagian ada yg bisa hasilin uang sendiri dari game nya.. ( Mungkin ini gua, haha )
Jadi,
Jangan asal ngomongin GAMERS.. xD
Karna gak semua gamers buruk :D
Kamis, 08 Maret 2012
S.I.D Menganggap OSD & LadyRose Sbg 'perpanjangan lidah'
Sebagai sebuah band, Superman is Dead (SID) memiliki penggemar tersendiri. Bahkan, penggemar mereka tidak hanya sebatas di daerah asalnya, Bali. Namun, tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Fans mereka biasa dipanggil 'Outsiders' bagi penggemar pria, dan 'Lady Rose' untuk fans perempuan.
![]() |
| Superman is Dead (Eka Rock,Bobby Kool, & JRX) |
Nah, band berisikan Bobby Kool, Eka Rock dan JRX ini menganggap mereka sebagai penyemangat dan 'perpanjangan lidah'.
"Kalau Presiden penyambung lidah rakyat, fans SID adalah perpanjangan lidah kita," ujar salah satu personil SID, Eka Rock. Dengan begitu, kata Eka, fans membuktikan sebuah band ada. Sebuah band pun harus bertanggung jawab terhadap apa yang dinyanyikan serta dilakukan.
Band harus memberi contoh baik kepada para fansnya. SID pun membuat kegiatan-kegiatan bermanfaat bagi lingkungan sekitar dengan mengikutsertakan fansnya. Mereka melakukan aksi bersih-bersih pantai di Pulau Dewata sebulan sekali.
"Kalau Presiden penyambung lidah rakyat, fans SID adalah perpanjangan lidah kita," ujar salah satu personil SID, Eka Rock. Dengan begitu, kata Eka, fans membuktikan sebuah band ada. Sebuah band pun harus bertanggung jawab terhadap apa yang dinyanyikan serta dilakukan.
Band harus memberi contoh baik kepada para fansnya. SID pun membuat kegiatan-kegiatan bermanfaat bagi lingkungan sekitar dengan mengikutsertakan fansnya. Mereka melakukan aksi bersih-bersih pantai di Pulau Dewata sebulan sekali.
![]() |
| 'Senjata' dari Superman is Dead |
Tak hanya fans di daerah tersebut yang menjalankannya. Fans dari tempat lain juga mengikuti jejak mereka. Mereka membersihkan lingkungan dari sampah plastik. Agenda pembersihan tergantung dari wilayah masing-masing.
"Daerah lain punya agenda tersendiri, selain itu mereka sering ke panti-panti asuhan," terang Eka. Disamping peduli terhadap lingkungan, SID juga selalu mengumandangkan 'save orang utan' dan pluralisme.
Sabtu, 03 Maret 2012
SID Kemas Lagu-lagu Terbaik dalam Piringan Hitam
Band punk
asal Bali, Superman Is Dead (SID), yang terdiri dari trio Bobby Kool (vokal dan
gitar), Eka Rock (bas dan vokal latar), dan Jerinx atau JRX (drum), tak pernah
kehabisan ide untuk menuangkan karya musik mereka. Sebuah album the
best yang
dikemas dalam piringan hitam alias vinyl akan dirilis pada Maret 2012 oleh SID
sebagai proyek musik terkini mereka. Menurut JRX, sejak lama SID sudah
terobsesi untuk mengemas album mereka ke dalam vinyl.
"Obsesi kami merilis ini adalah untuk
mendokumentasikan karya kami dari tahun 1995 (sebelum menjadi album). Jadi,
pendokumentasian karya kami lewat album ini," jelas JRX dalam jumpa pers
di kantor label rekaman Sony Music Entertainment Indonesia, di kawasan Menteng,
Jakarta Pusat, Kamis (23/2/2012).
Album 1997-2009 SID tersebut diklaim oleh JRX sebagai
proyek idealis yang pantas dikoleksi. "Sekarang vinyl itu jarang banget
dan susah didapat di toko. Ini buat koleksi saja, soalnya belum tentu pada
punya player-nya.
Jadi, ini buat koleksi Outsiders (para penyuka musik SID)," kata Bobby.
Kesan klasik dan elegan begitu terasa pada
kemasan itu. SID sengaja memajang foto Jalan Poppies, Kuta Bali, pada 1977
sebagai sampul depannya, sementara sampul belakangnya menampilkan foto Jalan
Poppies masa kini, tempat SID bermarkas. Ketika sampul album dibuka, foto
Bobby, Eka, dan JRX akan muncul dalam bentuk kreasi foto pop up.
"Karena kami sadar proyek seperti ini sangat idealis dan chance-nya
sangat kecil, jadi kami benar-benar mengonsepnya. Untuk pop up ini, ide sebenarnya buat nakutin anak kecil," jelas JRX dengan
canda. "Kalau enggak punya player-nya, ya ini (pop up) bisa jadi
hiburan," timpal Bobby, juga dengan canda. "Kami sengaja searching di Google dan ternyata belum ada yang seperti
ini (album dengan kreasi foto pop up)," sambung
JRX.
Bukan kreasi foto pop up saja yang memberi kesan klasik dan
elegan. SID juga kemasan tersebut dengan foto-foto yang merekam jejak
perjalanan karier bermusik mereka sejak 1997. "Ini ada foto dari zaman
kami main di bale banjar. Ini semacam acara tahun baruan di kampung, terus ada back
ground kain-kain
Bali. Ada juga foto Bobby lagi main bulu tangkis, ada foto teman-teman yang
memandu SID dari awal," papar JRX.
Membedah materi album vinyl 1997-2009,
yang diproduksi di Belanda, juga tak kalah serunya. Delapan lagu terbaik SID
menjadi penghuni album tersebut. "Karena keterbatasan durasi, kami hanya
bisa memasukkan delapan lagu. Ini lebih stres daripada memilih baju, karena
kami punya banyak lagu. Tapi, delapan lagu ini mewakili SID secara
keseluruhan," jelas JRX lagi.
Menariknya, "Old World" dan
"Get In Touch", dua lagu lama SID dari era 1997, yang nyaris belum
pernah didengar, sengaja mereka sertakan. "Di sini, ada dari lagu pertama
sampai akhir, bisa didengar bagaimana kami dulu enggak mengerti rekaman dan
benar-benar berantakan. Bahkan,master-nya
pun sudah hilang, albumnya saya sendiri enggak punya lagi, karena dulu filing kurang rapi. Akhirnya, kami rekaman mastering lagu-lagu itu lagi dengan cara yang
sama seperti kami lakukan dulu, tapi kami garap serius sampai seperti hasil
yang sekarang," terang Bobby.
Sebuah lagu masterpiece SID tetap menjadi kuncian album 1997-2009.
"Kalau dari saya, sebenarnya SID lebih ke 'Kuta Rock City' sebagai masterpiece,
walaupun banyak lagu lainnya," ujar Eka. "Ya, setuju," timpal
Bobby dan JRX bersamaan.
Diberi harga Rp 350.000 per album, SID
membidik dua pasar potensial. "Segmennya akan kebagidua.
Yang pertama, di Indonesia, walaupun kecil, komunitas kolektor vinyl sudah ada.
Di Yogya memang sudah banyak pesanan. Yang kedua, penggemar yang loyal.
Kebanyakan fans kami remaja, kebanyakan dari mereka
belum mengerti vinyl, tapi pengin mengoleksi," kata JRX. "Harganya Rp
350.000. Orang bisa pesan dulu sebelum rilis di pasaran, mail
order awal
Maret 2012. Ini bisa jadi proyek percontohan. Kalau feedback-nya
bagus, mungkin bisa jadi tren," lanjutnya.
Bagaimana pun, album piringan hitam ini
diterjemahkan oleh SID sebagai pencapaian spiritual. "Memang kami suka
hal-hal vintage.
Ada nilai personalnya, seperti yang sudah kami jelsakan tadi. Yang ingin kami
capai sekarang adalah pencapaian spiritual. Sekarang sudah jadi band, kemarin
masih mikir boyband atau band," pungkas JRX.
SID Lawan Selingkuh dengan Rasa Bangga Indonesia
Mengetahui banyak anak kecil menyanyikan lagu berlirik dewasa, tak terkecuali tentang selingkuh, grup punk dari Bali, Superman Is Dead (SID), yang terdiri dari Bobby Kool (vokal dan gitar), Eka Rock (bas dan vokal latar), dan Jerinx atau JRX (drum), merasa prihatin. Kondisi itu melatarbelakangi SID untuk menyajikan kembali lagu "Aku Anak Indonesia", karya mendiang pencipta lagu anak AT Mahmud, dengan aransemen punk.
"Terus terang, sudah lama kami masuk ke tahap sedikit cemas melihat anak kecil menyanyikan lagu dewasa. Ini tidak relevan. Masa anak kecil nyanyi lagu selingkuh?" ucap JRX.
Dengan mendaur ulang "Aku Anak Indonesia", SID berupaya memberi kontribusi sebesar mungkin. "Kami ingin memberi kontribusi agar anak kecil menyanyikan lagu yang cocok dengan usianya, jangan cepat dijadikan tua," kata JRX.
Sentuhan punk yang diramu lagi dengan tempo mars pada drum menjadikan lagu "Aku Anak Indonesia" terasa lebih bersemangat dibandingkan dengan versi pertamanya yang pernah dipopulerkan oleh vokalis Tasya ketika masih kanak-kanak. "Pas dikasih lagunya yang versi Tasya, kaget juga, karena ada nuansa orkestranya. Akhirnya, kami aransemen dengan cakupan yang lebih luas, supaya kalau kami manggung, semuanya bisa nyanyi bareng," jelas Bobby.
"Kebetulan ini versinya pas, diaransemen oleh Bobby. Kalau kata Pak Jan Djuhana (salah satu petinggi Sony Music Entertainment Indonesia), mirip lagu bola," tambah JRX. "Kami mengharapkan sesuatu yang kolosal," timpal Eka.
Jumat, 10 Februari 2012
Efek Rumah Kaca,Memberontak dng Gayanya
Saya pertama melihat band ini di acara tv kmarin malam,
selama ini sy hnya mendengar nama band ini dr berbagai media tapi belum pernah mendengar lagu ataupun menyaksikan aksi mereka bahkan rupa personel mereka sy tak tau,
sampai saat sy menyaksikan & mendengarkan lagu2 mereka (Cinta Melulu &Kenakan remaja di era informatika) walau hnya beberapa.
Lagu2 yg di bungkus dng chord yg ringan serta lirik yg 'beda' & kritik itu membuat sy cukup tertarik dng band ini.(dr beberapa lagu yg sy dengar)
Sy jadi cukup terkesan mendengar lagu2 mereka dan melihat kesederhaan personal masing-masih dari mereka,
mungkin sy masih awam dlm hal musik khususnya dng band ini..
Tanpa rasa malu sy mengakui jatuh hati dng band ini setelah mendengar lagu2 mereka yg terkesan beda & pemberontak dng gaya yg mereka usung.
KARIR
Efek Rumah Kaca pertama kali muncul dalam album kompilasi bertajuk SCIENCE IN MUSIC pada 2008. Debut album perdana ERK adalah EFEK RUMAH KACA pada 2005 dan dilanjutkan dengan album kedua bertajuk KAMAR GELAP pada 2008.
Meski band yang disebutkan beraliran post-rock maupun shoegaze namun ERK sendiri lebih memilih musik mereka pop ini masih band baru di belantika musik Indonesia. Namun, prestasi ERK sendiri patut diacungi jempol. Antara lain adalah Nominator AMI Award 2008, Rookie of The Year 2008 oleh Majalah Rolling Stone, dan peraih penghargaan MTV Music Award 2008 dalam kategori The Best Cutting Edge.
Pada awal bulan Maret 2009 ERK masuk dalam jajaran musisi ClasMusic Heroes oleh salah satu produk rokok. Nama ERK disejajarkan dengan nama-nama besar lainnya, seperti Iwan Fals, Slank, Peterpan dan nama-nama besar lainnya.
selama ini sy hnya mendengar nama band ini dr berbagai media tapi belum pernah mendengar lagu ataupun menyaksikan aksi mereka bahkan rupa personel mereka sy tak tau,
sampai saat sy menyaksikan & mendengarkan lagu2 mereka (Cinta Melulu &Kenakan remaja di era informatika) walau hnya beberapa.
Lagu2 yg di bungkus dng chord yg ringan serta lirik yg 'beda' & kritik itu membuat sy cukup tertarik dng band ini.(dr beberapa lagu yg sy dengar)
Sy jadi cukup terkesan mendengar lagu2 mereka dan melihat kesederhaan personal masing-masih dari mereka,
mungkin sy masih awam dlm hal musik khususnya dng band ini..
Tanpa rasa malu sy mengakui jatuh hati dng band ini setelah mendengar lagu2 mereka yg terkesan beda & pemberontak dng gaya yg mereka usung.
Biografi :
PERSONAL
Efek Rumah Kaca atau lebih sering disebut dengan ERK adalah nama sebuah band yang berasal dari Jakarta. Nama band yang erat dengan masalah lingkungan bukan berarti band yang digawangi oleh Cholil Mahmud (vokal, gitar), Adrian Yunan Faisal (vokal latar, bass), dan Akbar Bagus Sudibyo (drum, vokal latar) ini bakal selalu menyuarakan isu-isu lingkungan dalam lagu-lagunya.
Terbentuk pada 2001, band ini sempat mengalami bongkar pasang personil, serta berganti nama hingga tiga kali akhirnya mereka mantap dengan format band bertiga dan menggunakan nama band Efek Rumah Kaca pada 2005.
Efek Rumah Kaca atau lebih sering disebut dengan ERK adalah nama sebuah band yang berasal dari Jakarta. Nama band yang erat dengan masalah lingkungan bukan berarti band yang digawangi oleh Cholil Mahmud (vokal, gitar), Adrian Yunan Faisal (vokal latar, bass), dan Akbar Bagus Sudibyo (drum, vokal latar) ini bakal selalu menyuarakan isu-isu lingkungan dalam lagu-lagunya.
Terbentuk pada 2001, band ini sempat mengalami bongkar pasang personil, serta berganti nama hingga tiga kali akhirnya mereka mantap dengan format band bertiga dan menggunakan nama band Efek Rumah Kaca pada 2005.
KARIR
Efek Rumah Kaca pertama kali muncul dalam album kompilasi bertajuk SCIENCE IN MUSIC pada 2008. Debut album perdana ERK adalah EFEK RUMAH KACA pada 2005 dan dilanjutkan dengan album kedua bertajuk KAMAR GELAP pada 2008.
Meski band yang disebutkan beraliran post-rock maupun shoegaze namun ERK sendiri lebih memilih musik mereka pop ini masih band baru di belantika musik Indonesia. Namun, prestasi ERK sendiri patut diacungi jempol. Antara lain adalah Nominator AMI Award 2008, Rookie of The Year 2008 oleh Majalah Rolling Stone, dan peraih penghargaan MTV Music Award 2008 dalam kategori The Best Cutting Edge.
Pada awal bulan Maret 2009 ERK masuk dalam jajaran musisi ClasMusic Heroes oleh salah satu produk rokok. Nama ERK disejajarkan dengan nama-nama besar lainnya, seperti Iwan Fals, Slank, Peterpan dan nama-nama besar lainnya.
Rabu, 08 Februari 2012
Superman Is Dead [S.I.D]
Superman is Dead
Superman Is Dead (disingkat SID) adalah sebuah grup musik dari Bali, bermarkas di Poppies Lane II - Kuta. Grup musik ini beranggotakan tiga pemuda asal Bali, yaitu:dr I Made Budi Sartika atau BOby Kool sbg vokal and lead guitar, I Made Eka Arsana atau Eka rock sbg bass and backing VokaL ,dan Gde Ary Astina atau Jerinx (JRX) sbg Drum And Backing Vokal
Pada awal mula kemunculan, sekitar akhir tahun 1995, SID terpengaruh gaya musik dari band-band asing seperti Green Day dan NOFX. Di kemudian hari, inspirasi musikal SID bergeser ke genre Punk 'n Roll à la grup musik Supersuckers, Living End dan Social Distortion.
mari kalian semua pecinta superman is dead...pecinta muzik punk meodic.... kalian yg meraza terpojokan...kalian yg merasa di salahkan..kalian yg beranggap tatto itu bukan lah tanda kriminal.... ALKOHOL yg memabukan tp tidak ROKEZ..... semaua nya...mari bergabung... BERDIRI TEGAK MENANTANG ARAH... disini kita bisa saling bertukar informazi tentang SID...dan jadwal tourSID
Beerrsss & Cheerrsss Up !!
OutSIDers
kutipan: "OUTSIDERS adalah panggilan fans dari sebuah band yang bernama Superman Is Dead, dan saya selaku outsiders sejati dan yang outsiders lainnya, akan membela negara tercinta ini, yaitu negara indonesia raya, outsiders tidak takut mati , demi mempertahankan kemerdekaan dan harga diri kami sebagai bangsa indonesia, outsiders pantang menyerah untuk melawan segala rintangan yang kami hadapi , outsiders tidak akan melupakan jasa – jasa pahlawan – pahlawan yang telah gugur , outsiders akan selalu menghargai satu sama lain dan tidak akan membedakan suku dan agama, kita smua sama…. kita semua satu….
smga ketidak curangan di negara ini berkurang, karena kami selaku outSIDers merasa perihatin terhadap rakyat – rakyat yang tidak mampu, smuga pemerintah di negara yang kita cintai ini berperilaku adil , dan kedamaian di dunia ini akan tercipta. dan akhir kata “MAJU TRUS OUTSIDERS HANTAM KETIDAK ADILAN DI DUNIA INI , MAJU TRUS UNTUK MEMBERIKAN YANG TERBAIK BAGI DUNIA INI” "TETAPLAH MENJADI BATU KARANG YANG KOKOH DI TENGAH HANTAMAN OMBAK YG BERTUBI-TUBI"
kutipan: "OUTSIDERS adalah panggilan fans dari sebuah band yang bernama Superman Is Dead, dan saya selaku outsiders sejati dan yang outsiders lainnya, akan membela negara tercinta ini, yaitu negara indonesia raya, outsiders tidak takut mati , demi mempertahankan kemerdekaan dan harga diri kami sebagai bangsa indonesia, outsiders pantang menyerah untuk melawan segala rintangan yang kami hadapi , outsiders tidak akan melupakan jasa – jasa pahlawan – pahlawan yang telah gugur , outsiders akan selalu menghargai satu sama lain dan tidak akan membedakan suku dan agama, kita smua sama…. kita semua satu….
smga ketidak curangan di negara ini berkurang, karena kami selaku outSIDers merasa perihatin terhadap rakyat – rakyat yang tidak mampu, smuga pemerintah di negara yang kita cintai ini berperilaku adil , dan kedamaian di dunia ini akan tercipta. dan akhir kata “MAJU TRUS OUTSIDERS HANTAM KETIDAK ADILAN DI DUNIA INI , MAJU TRUS UNTUK MEMBERIKAN YANG TERBAIK BAGI DUNIA INI” "TETAPLAH MENJADI BATU KARANG YANG KOKOH DI TENGAH HANTAMAN OMBAK YG BERTUBI-TUBI"
Lowrider
How low can you go? Kalimat ini pastinya mengingatkan kita pada sebuah iklan rokok yang cukup populer beberapa waktu lalu. Namun artikel ini tidak ada hubungannya dengan rokok karena yang akan dibahas adalah sepeda dengan gaya rendah dan stang tinggi yang tenar disebut sepeda lowrider. Sebenarnya apa sih lowrider itu?
Lowrider sendiri sebenarnya adalah gaya mobil yang telah dimodifikasi sistem suspensinya sehingga bisa menjadi amat rendah. Lebih dekat dengan tanah, lebih kerenlah mobil itu. Gaya ini biasanya diaplikasikan pada mobil-mobil klasik dari era 1950-an. Namun kini, gaya lowrider pun merambah kendaraan lainnya, sepeda.
Lowrider bike ini memang cukup menjamur belakangan ini. Di Indonesia pun sudah ada beberapa klub pecinta sepeda jenis ini. Salah satu contohnya adalah ALRM, klub pecinta lowrider bike asal Malang.
ALRM sendiri terdiri dari sekitar 20-an pecinta lowbiker bike yang biasa berkumpul dan memamerkan sepeda andalan mereka. Jenisnya pun bermacam-macam, dari jenis chopper dengan desain hampir menyerupai motor Harley Davidson, hingga jenis cruiser dengan desain sepeda yang memanjang ke belakang.
Klub-klub seperti ini biasanya berkumpul satu atau dua hari dalam seminggu untuk saling berbagi informasi, beratraksi, ataupun hanya kumpul-kumpul saja.
Untuk memiliki lowrider bike ini tentunya modal utamanya adalah memiliki sepeda. Setelah itu, kita bisa memodifikasi bentuknya hingga bisa 'berubah' menjadi lowrider bike. Biayanya pun cukup terjangkau. Hanya dengan merogoh kocek kira-kira Rp1 juta dan 'memasukkan' sepeda kita ke bengkel khusus dan menyerahkan proses modifikasi pada sang ahli, lowrider bike pun bisa kita miliki dan tunggangi sepuas hati.
Selain keren dan trendi, penggunaan sepeda juga menjadi salah satu alternatif mereduksi global warming yang menjadi isu terpanas saat ini. Pasalnya, kendaraan jenis ini benar-benar hemat energi dan mengurangi polusi karena tidak membutuhkan bahan bakar selain tenaga 'penunggangnya' untuk mengayuh pedal. Bahkan ALRM sempat diundang untuk menjadi bintang tamu dalam sebuah seminar bertema hemat energi di Universitas Brawijaya Malang.
Selebritis tanah air kita pun nampaknya juga tertarik dengan lowbiker bike ini. Superman is Dead contohnya. Mereka malah memasukkan gambar sepeda jenis ini dalam cover album terbaru mereka, ANGELS AND OUTSIDERS. Pengen niru gaya-gayaan sambil berkampanye hijau tanda cinta bumi? Ayo aja!
Lowrider sendiri sebenarnya adalah gaya mobil yang telah dimodifikasi sistem suspensinya sehingga bisa menjadi amat rendah. Lebih dekat dengan tanah, lebih kerenlah mobil itu. Gaya ini biasanya diaplikasikan pada mobil-mobil klasik dari era 1950-an. Namun kini, gaya lowrider pun merambah kendaraan lainnya, sepeda.
Lowrider bike ini memang cukup menjamur belakangan ini. Di Indonesia pun sudah ada beberapa klub pecinta sepeda jenis ini. Salah satu contohnya adalah ALRM, klub pecinta lowrider bike asal Malang.
ALRM sendiri terdiri dari sekitar 20-an pecinta lowbiker bike yang biasa berkumpul dan memamerkan sepeda andalan mereka. Jenisnya pun bermacam-macam, dari jenis chopper dengan desain hampir menyerupai motor Harley Davidson, hingga jenis cruiser dengan desain sepeda yang memanjang ke belakang.
Klub-klub seperti ini biasanya berkumpul satu atau dua hari dalam seminggu untuk saling berbagi informasi, beratraksi, ataupun hanya kumpul-kumpul saja.
Untuk memiliki lowrider bike ini tentunya modal utamanya adalah memiliki sepeda. Setelah itu, kita bisa memodifikasi bentuknya hingga bisa 'berubah' menjadi lowrider bike. Biayanya pun cukup terjangkau. Hanya dengan merogoh kocek kira-kira Rp1 juta dan 'memasukkan' sepeda kita ke bengkel khusus dan menyerahkan proses modifikasi pada sang ahli, lowrider bike pun bisa kita miliki dan tunggangi sepuas hati.
Selain keren dan trendi, penggunaan sepeda juga menjadi salah satu alternatif mereduksi global warming yang menjadi isu terpanas saat ini. Pasalnya, kendaraan jenis ini benar-benar hemat energi dan mengurangi polusi karena tidak membutuhkan bahan bakar selain tenaga 'penunggangnya' untuk mengayuh pedal. Bahkan ALRM sempat diundang untuk menjadi bintang tamu dalam sebuah seminar bertema hemat energi di Universitas Brawijaya Malang.
Selebritis tanah air kita pun nampaknya juga tertarik dengan lowbiker bike ini. Superman is Dead contohnya. Mereka malah memasukkan gambar sepeda jenis ini dalam cover album terbaru mereka, ANGELS AND OUTSIDERS. Pengen niru gaya-gayaan sambil berkampanye hijau tanda cinta bumi? Ayo aja!
ALBUM SID
EMPAT tahun sudah band punk rock asal Bali, Superman Is Dead (SID), 'menghilang'. Kini mereka kembali dengan album terbaru, 'The Angels and The Outsiders'.
SID sepertinya baru saja melewati masa-masa sulit dalam karier mereka. Konflik di tubuh manajemen dan pukulan peristiwa lain yang mereka alami. Ini bisa dilihat dalam situs resmi SID yang mengatakan, mereka kebingungan dan hampir menyerah.
Diawali dengan pengkhianatan besar, konflik fatal dalam manajemen, kebangkrutan dan ditinggalkan oleh yang tercinta. Dikejar usia, jadilah beban hidup terasa semakin berat dan menghantui setiap inci langkah yang diambil SID. Saat itu SID seperti kehilangan nyawa dan akal sehat. Demikian tulis SID di situs mereka.
Beruntung SID tidak larut dalam kebingungan. 15 lagu dalam album 'The Angels and The Outsiders' milik band yang beranggotakan Bobby Cool (vox/guitar), Eka Rock (bass), dan Jerinx (drum) ini siap membayar penantian panjang fans mereka.
Bukan tanpa alasan SID memberi judul album ketujuh mereka ini 'The Angels and The Outsiders'. Angels mereka gambarkan sebagai suatu energi yang positif dan semangat yang tulus dari keluarga, sahabat, fans dan kondisi manajemen baru yang mulai membaik.
Sedangkan Outsiders berarti sebutan resmi bagi fans mereka. Setelah sempat tak menentu untuk menyebut penggemar mereka, seperti Sidheads, Siders, Sidiot. Kini SID telah memiliki sebutan resmi bagi fans mereka, Outsiders. SID memang band yang unik. 14 tahun bermain musik dengan mengeluarkan 7 album, tapi tak memiliki julukan resmi untuk penggila mereka.
Track pembuka di album ini sekaligus menjadi hits single pertama mereka yakni lagu berjudul Kuat Kita Bersinar. Di lagu ini SID berkolaborasi dengan anak-anak dari Panti Asuhan Kristen Harapan Dalung Bali ditambah piano dari musisi jazz Erik Sondhy.
Di lagu kedua, kita akan disuguhi kombinasi menyegarkan antara musik punk rock bercampur dengan ska. Tak tanggung-tanggung, band ska sekaliber Shaggy Dog ikut bersama SID mengisi lagu yang berjudul Jika Kami Bersama. Irama musik yang enerjik dan powerful membuat lagu ini berpotensi menjadi salah satu single andalan SID.
Kejutan kolaborasi tidak berhenti sampai di situ. Di album ini, SID banyak mengajak musisi yang bukan berasal dari genre yang sama dengan mereka. Selain berkolaborasi dengan Shaggy Dog dan Erik Sondhy, masih ada pemain biola Sally Jo yang ikut serta dalam lagu Night of The Lonely. Tak ketinggalan Gembul Navicula mengisi suling di lagu Pulang.
Sebagai bukti kecintaan kepada seluruh penggemarnya, SID menuangkan lagu berjudul We Are The Outsiders. Bagian reff yang dinyanyikan secara choirs membuat lagu ini tepat untuk dijadikan mars bagi fans SID.
Masih ada lagu-lagu seperti Saint of My Life yang terasa begitu kental ciri khas SID atau lagu Nights of The Lonely. Distorsi dan sound gitar di album ini akan mengingatkan kita ketika mereka pertama kali menggebrak dunia musik mainstream di tanah air. Apalagi ketukan drum Jerinx yang cepat dan stabil sepanjang lagu membuat kita akan ikut menggerakan kaki kita.
Lagu Luka Indonesia merupakan lagu yang bertemakan nasionalisme ala SID. Di Lagu ini SID menyerukan agar Indonesia tidak pernah menyerah meskipun dalam keadaan terluka. Selain itu masih ada lagu U.T.W yang memiliki ketukan drum yang cepat dan enerjik.
Semua sound band-band influence mereka mulai dari band punk rock senior macam Social Distortion, Bad Religion hingga yang lebih muda seperti MXPX atau The Living End mereka kombinasikan menjadi sebuah sound yang berbeda.
Perbedaan mencolok dibandingkan album sebelumnya adalah pesan-pesan moral yang disampaikan dalam lirik-lirik lagu mereka. Yang mulai berkurang lirik dengan tema individualisme, hedonisme dan perasaan depresi. Yang ada kini adalah kebersamaan dan optimisme.
Lirik yang positif dan optimistis seolah pembuktian bahwa mereka sudah meninggalkan kesan anak muda yang arogan, apatis dan tak mau peduli pada sekitar mereka.
SID sepertinya baru saja melewati masa-masa sulit dalam karier mereka. Konflik di tubuh manajemen dan pukulan peristiwa lain yang mereka alami. Ini bisa dilihat dalam situs resmi SID yang mengatakan, mereka kebingungan dan hampir menyerah.
Diawali dengan pengkhianatan besar, konflik fatal dalam manajemen, kebangkrutan dan ditinggalkan oleh yang tercinta. Dikejar usia, jadilah beban hidup terasa semakin berat dan menghantui setiap inci langkah yang diambil SID. Saat itu SID seperti kehilangan nyawa dan akal sehat. Demikian tulis SID di situs mereka.
Beruntung SID tidak larut dalam kebingungan. 15 lagu dalam album 'The Angels and The Outsiders' milik band yang beranggotakan Bobby Cool (vox/guitar), Eka Rock (bass), dan Jerinx (drum) ini siap membayar penantian panjang fans mereka.
Bukan tanpa alasan SID memberi judul album ketujuh mereka ini 'The Angels and The Outsiders'. Angels mereka gambarkan sebagai suatu energi yang positif dan semangat yang tulus dari keluarga, sahabat, fans dan kondisi manajemen baru yang mulai membaik.
Sedangkan Outsiders berarti sebutan resmi bagi fans mereka. Setelah sempat tak menentu untuk menyebut penggemar mereka, seperti Sidheads, Siders, Sidiot. Kini SID telah memiliki sebutan resmi bagi fans mereka, Outsiders. SID memang band yang unik. 14 tahun bermain musik dengan mengeluarkan 7 album, tapi tak memiliki julukan resmi untuk penggila mereka.
Track pembuka di album ini sekaligus menjadi hits single pertama mereka yakni lagu berjudul Kuat Kita Bersinar. Di lagu ini SID berkolaborasi dengan anak-anak dari Panti Asuhan Kristen Harapan Dalung Bali ditambah piano dari musisi jazz Erik Sondhy.
Di lagu kedua, kita akan disuguhi kombinasi menyegarkan antara musik punk rock bercampur dengan ska. Tak tanggung-tanggung, band ska sekaliber Shaggy Dog ikut bersama SID mengisi lagu yang berjudul Jika Kami Bersama. Irama musik yang enerjik dan powerful membuat lagu ini berpotensi menjadi salah satu single andalan SID.
Kejutan kolaborasi tidak berhenti sampai di situ. Di album ini, SID banyak mengajak musisi yang bukan berasal dari genre yang sama dengan mereka. Selain berkolaborasi dengan Shaggy Dog dan Erik Sondhy, masih ada pemain biola Sally Jo yang ikut serta dalam lagu Night of The Lonely. Tak ketinggalan Gembul Navicula mengisi suling di lagu Pulang.
Sebagai bukti kecintaan kepada seluruh penggemarnya, SID menuangkan lagu berjudul We Are The Outsiders. Bagian reff yang dinyanyikan secara choirs membuat lagu ini tepat untuk dijadikan mars bagi fans SID.
Masih ada lagu-lagu seperti Saint of My Life yang terasa begitu kental ciri khas SID atau lagu Nights of The Lonely. Distorsi dan sound gitar di album ini akan mengingatkan kita ketika mereka pertama kali menggebrak dunia musik mainstream di tanah air. Apalagi ketukan drum Jerinx yang cepat dan stabil sepanjang lagu membuat kita akan ikut menggerakan kaki kita.
Lagu Luka Indonesia merupakan lagu yang bertemakan nasionalisme ala SID. Di Lagu ini SID menyerukan agar Indonesia tidak pernah menyerah meskipun dalam keadaan terluka. Selain itu masih ada lagu U.T.W yang memiliki ketukan drum yang cepat dan enerjik.
Semua sound band-band influence mereka mulai dari band punk rock senior macam Social Distortion, Bad Religion hingga yang lebih muda seperti MXPX atau The Living End mereka kombinasikan menjadi sebuah sound yang berbeda.
Perbedaan mencolok dibandingkan album sebelumnya adalah pesan-pesan moral yang disampaikan dalam lirik-lirik lagu mereka. Yang mulai berkurang lirik dengan tema individualisme, hedonisme dan perasaan depresi. Yang ada kini adalah kebersamaan dan optimisme.
Lirik yang positif dan optimistis seolah pembuktian bahwa mereka sudah meninggalkan kesan anak muda yang arogan, apatis dan tak mau peduli pada sekitar mereka.
Langganan:
Postingan (Atom)




















